Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Bukittinggi Hadirkan Pendidikan Demokrasi di SMAN 4 Kota Bukittinggi

sman 4

Foto bersama Pimpinan Bawaslu Kota Bukittinggi dan guru Waka Humas serta tiga orang siswa SMAN 4 Kota Bukittinggi. 

Bukittinggi, Bawaslu - Bawaslu Kota Bukittinggi hadir langsung menyapa para siswa melalui kegiatan pendidikan demokrasi di SMAN 4 Kota Bukittinggi, Senin (09/02/2026).

Materi disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Bukittinggi, Ruzi Haryadi, bersama Anggota Bawaslu Kota Bukittinggi, Eri Vatria selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas, serta Ridwan Afandi selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Sekretariat Bawaslu Kota Bukittinggi dan Guru Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 4 Kota Bukittinggi.

Dalam pemaparannya, Ruzi Haryadi menegaskan bahwa pendidikan demokrasi sejak dini menjadi pondasi penting dalam membangun karakter generasi penerus bangsa. Ia mengajak para siswa untuk memahami bahwa demokrasi bukan hanya tentang pemilu, tetapi juga tentang sikap menghargai perbedaan, menjunjung tinggi kejujuran, serta aktif berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. 

Sementara itu, Eri Vatria menjelaskan berbagai bentuk pelanggaran dalam pemilu serta langkah-langkah pencegahan yang dilakukan Bawaslu. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan partisipatif dan peran generasi muda dalam menangkal hoaks. 

Ridwan Afandi menambahkan materi terkait mekanisme penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa pemilu. Ia memberikan terkait dengan larangan untuk menerima praktik money politic kepada siswa.

siswa 4

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Bukittinggi berharap nilai-nilai demokrasi dapat tumbuh kuat di kalangan generasi muda. Dengan pemahaman yang baik sejak dini, siswa diharapkan mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas, sekaligus menjadi agen perubahan dalam mewujudkan demokrasi yang jujur dan adil di masa mendatang.

 

 

Penulis dan Foto: Humas