Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pemahaman Pelajar Sejak Dini, Bawaslu Kota Bukittinggi Sambangi SMAN 5 Kota Bukittinggi

sman 5

Foto bersama Bawaslu Kota Bukittinggi bersama guru-guru dan siswa SMAN 5 Kota Bukitinggi.

Bukittinggi, Bawaslu - Bawaslu Kota Bukittinggi melaksanakan kegiatan pendidikan demokrasi di SMAN 5 Bukittinggi sebagai upaya memperkuat pemahaman demokrasi bagi pelajar sejak dini, Rabu (28/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda, khususnya para pelajar yang akan menjadi pemilih pemula pada pemilu mendatang.

Kegiatan pendidikan demokrasi tersebut menyasar siswa-siswi kelas X SMAN 5 Kota Bukittinggi sebanyak 343 orang. Para peserta yang merupakan generasi muda dan calon pemilih pemula diberikan pembekalan agar memiliki kesadaran, pemahaman, serta pengetahuan yang baik tentang demokrasi dan kepemiluan.

Dalam kegiatan tersebut, pimpinan Bawaslu Kota Bukittinggi menyampaikan materi seputar nilai-nilai demokrasi, pentingnya partisipasi masyarakat dalam pemilu, serta peran strategis pengawasan pemilu untuk mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas. Para siswa juga dibekali pemahaman mengenai tahapan pemilu, potensi pelanggaran, serta pentingnya peran masyarakat dalam mencegah praktik-praktik yang dapat mencederai demokrasi.

Selain itu, para peserta diberikan penjelasan tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam sistem demokrasi. Mereka diajak untuk memahami bahwa menggunakan hak pilih bukan sekadar kewajiban formal, melainkan bentuk tanggung jawab dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Kesadaran politik yang sehat sejak usia sekolah dinilai penting untuk menciptakan pemilih yang cerdas, kritis, dan tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Bukittinggi berharap para siswa tidak hanya memahami konsep demokrasi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghargai perbedaan pendapat, menjunjung tinggi kejujuran, serta berani menyuarakan kebenaran. Pendidikan demokrasi sejak dini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya politik yang partisipatif dan berintegritas di masa yang akan datang.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Bawaslu Kota Bukittinggi dalam menjalankan fungsi pencegahan melalui pendekatan edukatif, dengan melibatkan dunia pendidikan sebagai mitra strategis dalam memperkuat kualitas demokrasi di tingkat lokal maupun nasional.

Penulis dan Foto : Humas