Lompat ke isi utama

Berita

Strategi Publikasi Pasca Pemilu, Bawaslu Kota Bukittinggi Ikuti Rapat Via Zoom

zoom 1

Pimpinan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat saat memberikan arahan.

Bukittinggi, Bawaslu - Dalam rangka meningkatkan kualitas publikasi media sosial pasca pemilu, Anggota Bawaslu Kota Bukittinggi, Eri Vatria dan Staf Sekretariat ikuti rapat yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat pada Kamis, 15 Mei 2025 secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh seluruh Anggota Bawaslu kabupaten/kota dan Staf yang membidangi kehumasan se-Provinsi Sumatera Barat.

Poin penting yang disampaikan dalam rapat ini adalah adanya empat pilar penting terkait dengan strategi publikasi pasca pemilu adalah perluasan isu konten, memperkuat literasi hoaks, meningkatkan peran pengawas pemilu/partisipatif dan pendekatan konten popular.

Dihadiri oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni dan Muhammad Khadafi, Kasek Rinaldi Aulia, Kabag Hukum, Humas dan Datin, Roza Molina serta jajaran staf Bawaslu Provinsi Sumatera Barat dan diikuti oleh seluruh Kordiv HPPH dan staf Humas Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

Alni selaku Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat menyampaikan Bawaslu memiliki kewajiban melakukan edukasi politik terhadap masyarakat. 

"Bawaslu juga memiliki kewajiban melakukan edukasi politik terhadap masyarakat dan pengenalan politik serta bagaimana masyarakat memahami bagaimana demokrasi di indonesia. Melihat hal tersebut, Kehumasan merupakan wadah dokumentasi lembaga dari awal sampai dengan akhir tahapan sehingga penting untuk humas bekerja mempublikasikan kerja-kerja lembaga", ucap Alni.

"Di akhir tahapan pemilu, efektivitas program yang bisa dipublikasikan betul betul dapat dikonsentrasikan, kunci penting berada di kehumasan pada seluruh tingkatan karena dalam hal koordinasi dan manajerial tentu saja akan membantu tugas pengawasan dan mempunyai tanggung jawab yang besar dalam publikasi kelembagaan", tambahnya.

Alni juga berharap Bawaslu Kabupaten/Kota dapat membuat inovasi yang dapat mewarnai kelembagaan dalam proses publikasi di masyarakat. 

Khadafi selaku Pimpinan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat juga menambahkan "Strategi publikasi pasca pemilu merupakan hal yang sangat penting karena dalam realitanya banyak partisipasi pemilih menuju arah kebosanan terhadap pergantian secara konstitusi, apalagi melihat di Sumatera Barat dalam memilih Kepala Desa dan Wali Nagari juga menggunakan sistem yang sama. Untuk itu peran kehumasan sangat dibutuhkan dalam menyebarluaskan edukasi pengawasan politik ke tengah-tengah masyarakat", ujarnya.

Berbicara mengenai publikasi, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Rinaldi Aulia menyampaikan usaha dalam memperkuat kerja-kerja kehumasan dalam meningkatkan eksistensi lembaga. 

"Eksistensi tergantung upaya mengusahakan penguatan di berbagai leading sektor khususnya di bidang kehumasan. Penguatan internal memiliki SDM yang cukup bisa melakukan penguatan. 

Selaku Kepala Sekretariat yang baru bergabung di Bawaslu Provinsi Sumatera Barat juga akan mendorong kerja-kerja kehumasan Bawaslu Kabupaten/Kota . "Saya juga akan mempush beberapa hal dalam meningkatkan publikasi dan konten di Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, walaupun sedikit yang dilakukan namun berdampak besar terhadap lembaga. Selain itu juga Rinaldi juga meminta kepada seluruh jajaran dapat melakukan like dan share untuk meningkatkan konten-konten yang telah diposting oleh Bawaslu Kabupaten/Kota di Sumatera Barat".

"Implementasi konten harus dilakukan, apalagi ditambah dengan talenta yang dimiliki oleh teman-teman Bawaslu Kabupaten/Kota, tentu perlu melakukan hal yang sangat fundamental mulai dari menganalisis konten, eksperimen, personaliasi dengan minat audien dan memperhatikan segmentasi konten", tambahnya.

 

Penulis dan Foto: Humas