Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Bukittinggi Lanjutkan Pendidikan Demokrasi, Mahasiswa FEBI UIN SMDD Diajak Memahami Praktik Demokrasi Kampus

pddkn demokrasi

Pendidikan Demokrasi yang berlangsung di Kelas B Jurusan Perbankan Syariah tersebut menghadirkan Staf Bawaslu Kota Bukittinggi, Hagi Nofiandri sebagai narasumber.

Bukittinggi, Bawaslu - Bawaslu Kota Bukittinggi terus berupaya memperkuat pemahaman demokrasi di kalangan generasi muda melalui kegiatan Pendidikan Demokrasi bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sjech M. Djamil Djambek (SDMDD) Bukittinggi. Kegiatan yang berlangsung di Kelas B Jurusan Perbankan Syariah pada Selasa (9/6/2026) tersebut menghadirkan Staf Bawaslu Kota Bukittinggi, Hagi Nofiandri sebagai narasumber.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diajak memahami praktik demokrasi di lingkungan kampus sebagai bagian dari proses pembelajaran demokrasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menghargai perbedaan pendapat, membangun budaya musyawarah, serta mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam berbagai organisasi maupun kegiatan kemahasiswaan.

Hagi Nofiandri menyampaikan bahwa Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa perlu memahami bahwa demokrasi hadir dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di lingkungan kampus. Melalui ruang akademik, mahasiswa dapat belajar menyampaikan pendapat secara santun, menerima perbedaan, serta membangun kebiasaan bermusyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

Ia menambahkan, pendidikan demokrasi menjadi salah satu langkah penting untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa agar tidak hanya menjadi pemilih yang aktif dalam pemilu, tetapi juga menjadi warga negara yang memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi.

Kegiatan Pendidikan Demokrasi tersebut berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa aktif menyampaikan pandangan serta berdiskusi mengenai berbagai praktik demokrasi di lingkungan akademik, sehingga kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam penerapan nilai-nilai demokrasi.

Penulis dan Foto: Humas