Berlanjut, Pendidikan Demokrasi Bawaslu Kota Bukittinggi Bangun Demokrasi yang Substansial dan Bermartabat
|
Bukittinggi, Bawaslu - Dalam upaya memperkuat kesadaran politik dan demokrasi di kalangan generasi muda, Bawaslu Kota Bukittinggi kembali melaksanakan kegiatan pendidikan demokrasi bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jurusan Perbankan Syariah Kelas B tersebut mengusung semangat membangun demokrasi yang substansial dan bermartabat melalui peningkatan literasi politik mahasiswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kota Bukittinggi dalam menumbuhkan pemahaman demokrasi yang tidak hanya berorientasi pada proses elektoral, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai partisipasi, pengawasan, dan tanggung jawab warga negara.
Anggota Bawaslu Kota Bukittinggi, Eri Vatria, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, Eri menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, mahasiswa sebagai kelompok intelektual diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang kritis terhadap berbagai dinamika politik serta aktif dalam mengawal proses demokrasi yang jujur dan adil.
“Pendidikan demokrasi menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kesadaran politik generasi muda. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga mampu berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi agar tetap berjalan sesuai dengan nilai-nilai keadilan dan integritas,” tegasnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Staf Sekretariat Bawaslu Kota Bukittinggi sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pendidikan demokrasi yang berkelanjutan. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme mahasiswa yang aktif menyampaikan pandangan dan pertanyaan terkait isu demokrasi, partisipasi politik, serta peran generasi muda dalam pengawasan pemilu dan pemilihan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Bukittinggi berharap kolaborasi dengan dunia akademik dapat terus diperkuat guna melahirkan generasi muda yang kritis, memiliki kesadaran politik yang baik, serta mampu menjadi bagian dari upaya menjaga dan memperkuat demokrasi yang substansial, partisipatif, dan bermartabat.
Penulis dan Foto: Humas