Lompat ke isi utama

Berita

Kehumasan Diperkuat, Bawaslu Kota Bukittinggiu Evaluasi Strategi Media Sosial dan Podcast

rapat

Suasana rapat internal Bawaslu Kota Bukittinggi terkait kehumasan.

Bukittinggi, Bawaslu - Dalam upaya memperkuat peran kehumasan serta meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat, Bawaslu Kota Bukittinggi menggelar Rapat Evaluasi Strategi Media Sosial dan Podcast pada Rabu (22/4/2026) di Kantor Bawaslu Kota Bukittinggi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam mengoptimalkan pengelolaan komunikasi publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi serta kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses.

Rapat diikuti oleh jajaran pimpinan bersama seluruh Staf Sekretariat Bawaslu Kota Bukittinggi. Forum ini difokuskan pada penguatan sinergi internal dalam pengelolaan kehumasan, sekaligus mengevaluasi efektivitas berbagai kanal komunikasi digital yang selama ini dimanfaatkan sebagai media edukasi kepemiluan dan publikasi kegiatan kelembagaan. Evaluasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan strategi komunikasi yang lebih inovatif, kreatif, dan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam pembahasannya, peserta rapat mengevaluasi berbagai aspek pengelolaan media informasi, mulai dari perencanaan konten, teknik peliputan dan dokumentasi kegiatan, penyusunan narasi berita, hingga strategi penyajian informasi melalui media sosial dan podcast. Selain mengedepankan kecepatan publikasi, Bawaslu juga menekankan pentingnya kualitas konten yang informatif, edukatif, menarik, serta mudah dipahami oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi demokrasi dan kepemiluan.

Rapat juga membahas pengembangan podcast sebagai salah satu media komunikasi yang dinilai efektif dalam menyampaikan informasi secara lebih mendalam dan interaktif. Melalui podcast, Bawaslu Kota Bukittinggi berupaya menghadirkan ruang diskusi yang membahas berbagai isu kepemiluan, pengawasan partisipatif, pendidikan demokrasi, hingga program-program kelembagaan dengan menghadirkan narasumber dari internal maupun eksternal. Inovasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.

Selain itu, penguatan koordinasi antarstaf dalam pengelolaan media sosial juga menjadi perhatian utama. Setiap divisi didorong untuk berkolaborasi dalam menyediakan data, informasi, dan dokumentasi yang berkualitas sehingga publikasi yang dihasilkan tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi publik. Pemanfaatan desain visual, video pendek, infografis, dan konten kreatif lainnya juga menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan daya tarik informasi di ruang digital.

Penulis dan Foto: Humas