Bawaslu Kota Bukittinggi Evaluasi Hasil Pengawasan Coktas Triwulan II, Perkuat Akurasi Data Pemilih Berkelanjutan
|
Bukittinggi, Bawaslu - Bawaslu Kota Bukittinggi menggelar rapat evaluasi hasil pengawasan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) Triwulan II Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh KPU Kota Bukittinggi pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Bukittinggi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan bersama Staf Sekretariat sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pengawasan serta memastikan proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rapat evaluasi menjadi forum untuk menelaah hasil pengawasan yang telah dilakukan selama pelaksanaan Coktas di lapangan. Masing-masing tim pengawasan memaparkan hasil pencermatan, perkembangan pelaksanaan, serta berbagai temuan yang diperoleh selama proses pengawasan. Hasil evaluasi tersebut menjadi bahan penting dalam menyusun langkah tindak lanjut guna meningkatkan kualitas pengawasan pada tahapan pemutakhiran data pemilih berikutnya.
Dalam evaluasi tersebut, Bawaslu Kota Bukittinggi memberikan perhatian khusus terhadap validitas data pemilih lanjut usia, terutama pemilih yang berusia 90 tahun ke atas. Pencermatan dilakukan untuk memastikan status setiap pemilih, baik yang masih memenuhi syarat maupun yang telah meninggal dunia, sehingga data yang tercantum dalam daftar pemilih benar-benar sesuai dengan kondisi faktual. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam menjaga akurasi dan kemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.
Selain mencermati data pemilih lanjut usia, rapat juga membahas pentingnya penguatan koordinasi antara Bawaslu dan KPU dalam proses pemutakhiran data. Sinergi antarpenyelenggara dinilai menjadi faktor penting untuk meminimalkan potensi ketidaksesuaian data, sekaligus memastikan setiap perubahan data kependudukan dapat ditindaklanjuti secara tepat dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dengan pengawasan yang profesional, objektif, dan berbasis data, Bawaslu berharap daftar pemilih yang dihasilkan semakin valid, mutakhir, dan akurat, sehingga mampu menjamin terpenuhinya hak konstitusional setiap warga negara serta mendukung terwujudnya penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang jujur, adil, demokratis, dan berintegritas.
Penulis dan Foto: Humas